Jumat, 08 Juni 2012

GEJALA KERUSAKAN PADA TPS( (throttle postion sensor)

Throttle Position Sensor mesin
Mesin model sekarang dengan pengabutan injeksi bahan bakar elektronik memiliki apa yang disebut "Throttle Position Sensor" (TPS) untuk menginformasikan komputer tentang tingkat pembukaan throttle dan posisi throttle relatif. Sebuah switch terpisah (kadang-kadang disebut "Hidung" switch) dan throttle terbuka lebar (WOT) switch juga dapat digunakan untuk sinyal komputer saat posisi throttle bekerja.
Sensor posisi throttle dipasang secara eksternal pada poros throttle seperti yang teletak pada tubuh throttle injeksi bahan bakar yang luar atau internal TPS dasarnya adalah resistor variabel yang mengubah resistensi karena throttle terbuka. Anggap saja sebagai padanan elektronik dari pompa akselerator mekanis.Dengan sinyal komputer saat throttle terbuka, komputer dapat membaca campuran bahan bakar untuk mempertahankan rasio udara / bahan bakar yang tepat.

gejala"  TPS tidak bekerja :

1.Sensor posisi throttle biasanya mengalami keausan.s
ebuah sensor dipakai dapat menyebabkan melewati atau mampir pembacaan ketika throttle terbuka, menyebabkan  gas hilang sesaat ke masukan kepada PCM. Hasilnya adalah biasanya ragu-ragu atau tersendat karena PCM gagal untuk memberikan pengayaan bahan bakar yang diperlukan.
2.Jika TPS pemasangan longgar, maka akan menghasilkan sinyal menentu memimpin ECM untuk percaya adalah katup membuka dan menutup. Hasilnya bisa menjadi ragu-ragu idle dan intermiten tidak stabil.
3.Jika TPS adalah korsleting, komputer akan menerima setara dengan sinyal throttle terbuka lebar sepanjang waktu. Ini akan membuat campuran bahan bakar berjalan kaya dan menetapkan kesalahan kode yang sesuai dengan sinyal tegangan yang terlalu tinggi.
4.Jika TPS terbuka, komputer akan berpikir throttle adalah menutup semua waktu.Campuran bahan bakar yang dihasilkan akan terlalu miskin dan kesalahan kode yang sesuai dengan sinyal tegangan yang terlalu rendah akan ditetapkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar